• Februari 26, 2024
Beberapa Klub SepakBola Besar Di Eropa Yang Nyaris Bangkrut

Beberapa Klub SepakBola Besar Di Eropa Yang Nyaris Bangkrut

Beberapa klub sepakbola besar di Eropa yang mengalami masalah keuangan dan nyaris bangkrut pada beberapa titik dalam sejarah mereka termasuk:

  1. Manchester United: Pada awal tahun 2000-an, Manchester United mengalami masalah keuangan yang serius setelah klub dibeli oleh keluarga Glazer dengan menggunakan pinjaman besar. Utang klub meningkat secara signifikan, menyebabkan slot lucky neko kekhawatiran tentang kemungkinan kebangkrutan. Namun, klub berhasil mengatasi masalah tersebut dengan menghasilkan pendapatan yang besar melalui kesepakatan sponsor dan peningkatan performa di lapangan.
  2. AC Milan: Pada tahun 2018, AC Milan menghadapi masalah keuangan serius setelah dilarang bermain di kompetisi Eropa oleh UEFA karena pelanggaran aturan keuangan. Klub tersebut dijual kepada konsorsium investasi asal China pada tahun 2016, tetapi mereka mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajiban keuangan mereka. Namun, klub berhasil memperbaiki keadaan keuangannya setelah diambil alih oleh pemilik baru.
  3. Rangers FC: Klub sepakbola Skotlandia ini mengalami kebangkrutan pada tahun 2012 dan kemudian dipaksa untuk memulai kembali dari divisi terbawah sepakbola Skotlandia dengan nama baru, Rangers F.C. Ketidakpatuhan pajak dan beban utang yang besar merupakan faktor utama yang menyebabkan masalah keuangan ini.
  4. Portsmouth FC: Pada tahun 2010, Portsmouth FC menjadi klub Premier League pertama yang dinyatakan bangkrut. Klub ini mengalami kesulitan keuangan yang serius akibat pengeluaran yang berlebihan dan manajemen yang buruk. Portsmouth FC kemudian dipaksa untuk memulai kembali dari divisi terbawah sepakbola Inggris.
  5. Parma: Parma adalah salah satu klub besar Italia yang mengalami bangkrut pada tahun 2015. Klub tersebut terjerat dalam utang yang besar dan kemudian dinyatakan bangkrut setelah gagal membayar gaji pemain dan karyawan klub. Parma dipaksa untuk memulai kembali dari divisi terbawah sepakbola Italia.

Kejadian-kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya manajemen keuangan yang baik dalam dunia sepakbola profesional, bahkan bagi klub-klub besar sekalipun. Klub-klub tersebut telah belajar dari pengalaman mereka dan berupaya memperbaiki keadaan keuangan mereka untuk menghindari kebangkrutan di masa depan.